cara membuat link pada gambar
“Lagu Toba, Lagu Karo, Lagu Simalungun, Lagu Mandailing dan Lagu Angkola"
Tampilkan postingan dengan label Hal Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hal Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Mei 2011

"KULING-KULING ACCA"

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Mengasah Otak Ala Tapanuli Lewat Analisa Hubungan Sebab Akibat)
________________________________________________________

Para kawan....! Semakin banyak informasi yang dibaca atau di dengar lewat
dunia maya ini, semakin sering memori kita terbongkar pada masa-masa yang
telah berlalu. Seperti pada saat ini saya mendengar salah satu cara asah otak
Tapanuli yang disebut "Kuling-kuling Acca".

Yang mau saya sampaikan lewat tulisan ini adalah, apa itu kuling-kuling acca,
apa pula manfaatnya, bagaimana etikanya dan bagaimana menganalisa suatu
pertanyaan dalam kuling-kuling acca hingga jawabannya menjadi benar atau
mendekati benar. Para kawan....! Selamat menyimak.
______________________________

Arti dan Manfaat Kuling-Kuling Acca
______________________________

Para  kawan....! Jika ada yang bertanya pada saya "apakah kuling-kuling acca itu ?"
maka saya akan menjawab, kuling kuling acca adalah satu permainan lisan/ucapan
atau pertanyaan dari seorang penanya (Sipemilik kuling-kuling acca) yang dirancang/di susun untuk mengelabui pemikiran pendengarnya setelah terlebih dahulu mengetahui jawbannya.

Adapun manfaat atau kegunaannya disamping sebagai permainan yang dapat menimbulkan tertawa juga berfungsi untuk mengasah otak pendegarnya.

Para  kawan...! Dalam buku The  Secret karangan Rhonda B dikatakan mengenai manfaat perpikir positif, " Pikiran positif menjadi dasar utama dalam mencapai kesuksesan. Bahkan orang yang sakitpun akan sembuh hanya dengan berpikir positif".

Pada situs berpikir positif dikatakan juga, "Memang dengan berpikir positif urat-urat saraf kita menjadi tidak tegang, sehingga pikiran menjadi jernih, mudah memutuskan hal-hal yang penting. Selain berpikir positif, senyum juga sangat besar pengaruhnya terhadap diri kita. Saya sering menganjurkan teman-teman meluangkan waktunya untuk tersenyum".

Para kawan...! Dengan demikian kuling-kuling acca ini memberikan manfaat
yang positif. Botima.
______________________________________________________________

Analisa Pertanyaan dan Jawaban dalam Kuling-kuling Acca
______________________________________________________________

Para kawan...! Berikut analisa saya pada kuling-kuling Acca yang bersumber dari CD Bung Lubis dalam lagu yang berjudul "Kuling-Kuling Acca". juga, hahahaha....:

Kuling-kuling Acca :
"Adong masada supir, ditabrak ia sada daganak. Mijur ia tu toru, diabing ia daganaki.
Anak kandung do on baya tai inda au ayana. Use nia masupiri dohot isema supiri ?"

Analisa Saotik :
Para kawan...! Secara umum, supir di halak hita ma pastido halklahi, tai tetap inda
tertutup tu adaboru termasuk naung marnagas. Pemikiran on ma narohakku nai
manfaatkon ni sipambaen kuling-kuling acca untuk mangalego pemikiran ni si pendengar.

Haru songonipe, pernyataan "Anak kandung do on baya tai inda au ayana" telah memberikan gambaran jawaban, bahwa supiri adalah adaboru dohot uma-uma,
adaboruon mapasti musedo na aya-aya on. Hahahahaha....

Jawabanna :
Supiri adaboru, ima uma nia.
_________________________________________________________

Kuling-kuling Acca :
Ahama dibotoho abang sigalappak sigalangan. Ahama dibotoho abang
singgalak mardalan-dalan.

Analisa saotik :
Secara umum halak hita Tapsel hanya mengenal, marlojong, matugarang,
mardikkat-dikat adalah hal yang berhubungan dengan gerakan mardalan.
Sementara istilah parahu/perahu bukanlah istilah um um, karena daerah
Tapanuli adalah pengunungan. Jadi  menurut si pambaen kuling-kuling acca
hal ini  bisa jadi permainan dalam pemikiran.

Jawabanna :
Sigalappak sigalangan dalan-dalan mancalong pahu. Singgalak mardalan-dalan
anggi nadaotibe parahu.
_____________________________________________________________

Kuling-kuling Acca :
Ahama dibotoho abang stang do stiur. Ahama binotoho abang binatang
naso marikur.

Analisa Saotik :
Kukang adalah salah satu binatang yang langka di Tapanuli. Karena itu jika
binatang ini tertangkap cukup banyak orang ingin melihatnya. Anehnya binatang
ini lebih sering menyembunyika mukanya/malumalu. Penembunyian muka ini
bukan tidak mungkin bagi sebagian orang ekornya juga disembunyikan.
Hahahahaha....sehingga menimbulkan ispirasi bagi pencipta kuling-kuling acca.

Jawabanna :
Stang do sitiur tiopon ni halak jopang. Binatang nasomarikur nadaotibe da
kukang
______________________________________________________

Kuling-kuling Acca :
Ahama dibotoho abang ditoruni rumpun bulu. Ahama dibotoho abang hibul
marimbulu

Anilisa Saotik :
Hahahahaha....sala sangka mardosa. Silakan pembaca yang menganisanya.

Jawabanna :
Ditoruni rumpun bulu dalan-dalan tu Pargarutan. Hibul marimbulu anggi
nadao tibe rambutan
________________________________________

Kuling-Kuling Acca Lainnya dari Wilayah Angkola
________________________________________

1. Indu indon nasitumudu ahamai Uda ?

2. Binatang ahama naso marikur Ritonga ?

3. Kari ahamana naso tola dipangan nenek ?

4. Pulau ahama na bisa mandoit nenek ?

5. Ulok ahamana nabisa marsapa Jhon ?

6. Gantung mok-mok inda sibodak ahamai Aya ?

7. Ahama mai abang singgalak mardalan-dalan ?

8. Ahama mai boru tulang hibul marimbulu ?

9. Eme ahama nenek nalambok nalilu ?

10. Parang ahama Luibis namarpulos ?

11. Bottar diginjang ulu marlubang-lubang
    ahamai Oppung ?
_____________________________

Etika Dalam Markuling-Kuling Acca
______________________________

Para kawan...! Jauh sebelum kita mengenal istilah kebebasan dalam pengeluarkan pendapat dengan maksud  yang sering di sinonimkan dengan "Bebas Tapi Terbatas"
atau "Bebas Tapi Sopan", ternyata opputta najoloi telah terlebih dahulu memberikan pengajaran dalam menampaikan pendapat. yan g menurut pendapat saya disampikan dengan istilah, "Sala sangka mardosada"

Artinya bagi saya kawan, jika pendapat kita itu tidak baik atau tidak bagus untuk didengar maka sebaiknya jangan disampaikan karena  "Jangankan untuk disampaikan,
disangka aja (masih dalam roha/napodo didokkon) sudah dilarang, apalagi disampaikan.

Hahahahahaha....sungguh pengajaran yang baik. Dan saya setuju dengan masuknya
isitilah "Sala Sangka Mardosa" dalam kuling-kuling Acca.
__________

Kesimpulan
__________

Para Kawan...! Bagi saya, bagaimana sederhananyapun "Kuling-Kuling Acca".
Terjawab atau tidakpun kuling-kuling acca, permainan lisan ini tetap punya
peran postif dalam berpikir posit untuk halak hita. Karena itu sungguh pantas
pula permainan ini tetap dilestarikan.

Selamat Pagi....!(rps)
___________________________________________________________
Sejak di posting sampai 20 Agustus 2012 di lihat 116 Kali

Selasa, 24 Mei 2011

HKI (Halak Kita Islam)

#SELAMAT PAGI TAPANULI#
(Memeperkaya Singkatan Untuk Menghindari Salah Tafsir)
_________________________________________________________

Para Kawan...!

HKI adalah satu istilah singkatan yang baru pada  bulan Mei 2011  ini saya ketahui.
Bagi saya singkatan ini cukup menarik  disebabkan masuknya istilah Islam. Secara umum istilah “halak-kita /  Hita”  sudah  memberi gambaran bahwa yang dimaksud  adalah Orang Batak.
    Dan  hal  ini sama kuatnya dengan  istilah  “ Wong   kito Galo” istilah “Galo”    menun-jukkan  ciri khas palembang. Tapi cecara geografis mereka tetap beda (Ulu-Ilir) Begitu juga dengan “Urang awa”   untuk  orang  padang. Kesannya sama tapi tetap beda (Minang Kabau - Pariaman)atau “arek-arek Suroboyo”.
    Yang  mau  penulis sampaikan  pada  tulisan  ini adalah perlukah  istilah  HKI  dipopu lerkan ? Ehem...!
____________________

HALAK HITA/KITA
____________________

Dalam  dunia parjalangan, penulis  cukup  sering mendapat  pernyataan   dari  orang-orang di luar suku Batak. Mereka   sering   bertanya, “ Abang / Bapak   Halak  kita ya ?” tanyannya dengan logat Jawanya atau Sundanya.
    Karena   penulis   memang Halak  Kita  maka penulispun menjawab “Ya”. Mendengar jawaban “Ya” maka secara  umum   merespon mengadakan  pembatasan. Dugaan saya ini disebabkan pengetahuan /pengertian mereka mengenai istilah "Batak" (Batak=Halak Kita atau Halak Kita=Batak atau Batak=Kristen). Tentunya dengan cataan bagi mereka yang fanatik.
    Jika sebelumnya beliau ingin membicarakan masalah agama maka   idenya   itupun   tertunda. Dugaan  penulis  penundaan ide  ini  disebabkan “Istilah Halak  Kita”  sama dengan istilah “Batak”  dan istilah “Batak” di pikiran sebagian orang sama pula dengan “Kristen”.
    Bagi  penulis,  hal ini masuk di  akal  karena  cukup banyak orang  yang " kering  akal". Maksudnya   cukup  banyak  orangkurang luas pandangannya pada masalah masalah kesukuan.

_________________________

KEMAJEMUKAN AGAMA
_________________________

 Dari hasil pengamatan penulis, sebagian besar masyarakat Sunda / Jawa khususnya dari kelas kelene-kelene(Istilah BBA = kurang dukungan pendidikan formal)  mengira semua  orang  yang  di  Sumatra Utara Sana Kristen.

Dugaan  penulis disebabkantarikan  kesimpulan  tak berdasar dari pendapat,semua orang Sumatra  Utara   adalah orang Batak.Kenyataannya di lapangan, semua agama yang disahkan pemerintah ada  di Sumut sana.  Bahkan yang tidak  sahpun  bisa jadi ada  seperti agama sipelebegu yang memang marbegu-begu. (Dahulu Kala-pen).
  _____________________________

JAWABAN-JAWABAN SESAT
_____________________________

 Berikut jawaban-jawaban sesat dari penulis akibat situasi stres pada saat menerima pertanyaan seputar istilah Batak.

Tanya : Bang Parlinkan orang Batak, kok ngak kegereja.
Jawab : Saya baru pulang, cuma ngapsen doang tadi.

Tanya : Bang Parlin gerejanya di mana, di Cibinong apa di Gunung Putri .
Jawab : Gereja saya di Banjar Toba.

Tanya : Bang Parlin agamanya apa ?
Jawab : Islam

Tanya : Islam kok namanya Parlin.Teman saya Parlin Sinaga Kristen bang.
Jawab : Ngak tau ah gelap.

Tanya : Bang ! Parlin itu marga apa nama ?
Jawab : Nama.

Tanya : Saya kira marga bang, soalnya orang batak itu banyak dipanggil marganya.
Jawab : Yah, begitulah margapun jadi.

Tanya : Bang Parlin kan sudah lama tinggal di Bogor,  kok logat Bataknya ngak
            hilang-hilang.
Jawab : Bagaimana mau hilang, orang saya masih hidup.

Tanya : Bang, orang Batak itu kok kesannya kasar- kasar ya ?
Jawab : Itu tergantung lawan ma innya . Kalau lawan main kasar kita juga kasar. Kalau lembut, kita juga lembut.

_______________________

OBROLAN KODE KOPI
_______________________

Masalah-masalah seperti diatas sering juga penulis obrolkan pada teman-teman penulis
khususnya pada para teman seperjuangan dari Angkola.Jawaban mereka tidak jauhbeda dengan penulis, umumnya masih banyak yang menyamakan Batak dengan Kristen. Dan cerminan muka mereka pada umumnya kurang suka menerima istilah Batak=Kristen.
bahkan seorang teman penulis berantam   gara - gara disebut agamanya Batak = kristen. karema dia bukan kristen meskipun namanya si Imanuel.

_______________

HKBP & H K I
_______________

Istilah HKI (Halak Kita Islam) pertama penulis dengar dari si Jack Marpaung, penyanyi Batak dengan nada nada tinggi. Beliau menyatakannya dalam CD Lawaks Lagu Batak 2010. Dalam lawak ini gelar beliau adalah “Si Timba Laut”.

Keluarnya pernyataan tersebut pada saat menghitung biaya Pajak Anak Parjalang yang harus dibayarkan ke Tano Batak tiap tahun. Mereka menggolongkannya, anak parjalang HKBP (Halak Kita Kristen Protestan) dan anak parjalang HKI (Halak Kita Islam).

________________________________

KESIMPULAN (POPULERKAN HKI)
________________________________

Para kawan....!

Menurut hemat penulis, istilah HKI perlu dipopulerkan, guna menghindari asumsi banyak orang bahwa batak=Kristen. Hal lainnya, bisa memudah kan sekaligus menghaluskan pertanyaan apakah seseorang penganut agama Kristen atau islam. Misalnya, bapak HKBP apa HKI  bukan ?

Jika pertanyaan seperti itu yang disampaikan, maka dugaan penulis, orang batak yang beragama Islam akan lebih santun menjawabnya. Dan bukan hanya itu, orang mandailingpun yang sebelum nya tidak begitu suka disebut batak (Kayanya, katanya doda), akan dengan lapang dada menerima dirinya sebagai HKI karena mereka memang HKI, yang kalau kita perinci juga menjadi HKM = Halak Kita Mandailing, HKA = Halak Kita Angkola, HKP = Halak Kita Palas, HKN = Halak Kita Natal. Bagaima para pembaca Blog Humor Angkola ?

Selamat Pagi....!(rps)
_____________________________________________________________.
Sejak di posting sampai 20 Agustus 2012 di lihat 133.